jelaskan latar belakang terjadinya perang dunia I dan II
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban claramatika
Mata pelajaran: IPS Sejarah
Kelas: IX SMP
Kategori: Perang Dunia dan Kelembagaan Dunia
Kode Kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 12.3.1
Kata kunci: latar belakang, perang dunia I dan IIJawaban:
Latar belakang terjadinya Perang Dunia I :
1.industrialisasi di negara-negara Eropa,
2.tumbuhnya nasionalisme Eropa,
3.pembangunan militer secara besar-besaran,
4.pembentukan sistem aliansi, dan
5.situasi politik di kawasan Eropa.
Latar belakang terjadinya Perang Dunia II :
a. Politik balas dendam (Refansi Idea)
b. Konflik faham (pertentangan ideologi)
c. Munculnya Politik Ekspansi (penguasaan negara lain).
d. LBB (Liga Bangsa-Bangsa) gagal dalam menciptakan perdamaian dunia.
e. Perlombaan senjata canggih
f. Politik aliansi (mencari sekutu)
- Blok Fasis : Negara Italia, Jerman, Jepang
- Blok Sekutu terdiri dari 2 blok :
Blok Demokrasi : Negara Perancis, Inggris, Amerika Serikat dan Belanda. Blok Komunis : Negara Uni Sovyet, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania, dan Cekoslowakia.
Adapun yang menjadi sebab khusus dalam perang dunia II antara lain:
a.Bagi Eropa serangan kilat Jerman terhadap Polandia tanggal 1 September 1939.
b.Bagi Pasifik dan Amerika Serikat : serbuan Jepang terhadap pangkalan armada angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawai) tanggal 7 Desember 1941.
Perang dunia II berlangsung pada tahun 1939 sampai 1945. Pihak-pihak yang berperang dalam perang dunia kedua ini adalah kelompok negara-negara poros (Jerman, Italia, dan Jepang) dengan kelompok negara-negara sekutu (Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Belanda, Denmark, dan Norwegia).
Pembahasan:
Perang Dunia 1berlangsung dari tahun 1914 hingga tahun 1918. Perang Dunia I ialah perang di antara negara-negara yang menganut paham imperialisme modern. Perang Dunia I berpengaruh luas terhadap negara-negara lain di dunia, termasuk Indonesia.
Latar belakang dari Perang Dunia I yakni industrialisasi di negara-negara Eropa, tumbuhnya nasionalisme Eropa, pembangunan militer secara besar-besaran, pembentukan sistem aliansi, dan situasi politik di kawasan Eropa.
Akhir dari Perang Dunia I yakni disepakatinya perjanjian seperti Perjanjian Versailies Perjanjian ini dilakukan antara Sekutu dan Jerman pada 28 Juni 1919.
Perjanjian Versailles yang nantinya mengakibatkan ekonomi Jerman mengalami kehancuran. Jerman kemudian bangkit di bawah pimpinan Adolf Hitler dengan paham Naziismenya yang bersifat totaliter. Totaliterisme berasal dari kata total (semua), artinya semua diurus.
Akhir dari Perang Dunia II yakni banyak korban dan kerugian yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan Perang Dunia I. Dampak Perang Dunia II di berbagai bidang, seperti bidang politik, bidang ekonomi, bidang bidang sosial,
Semenjak Perang Dunia II ekonomi dunia berada dalam tangan perusahaan besar multinasional. Oleh karena itu, pengaruh perusahaan itu amat mencolok dalam pemasaran dunia. Diperhadapkan dengan keadaan itu tidak jarang warga dan pemimpin negara-negara Dunia Ketiga memprotes bahwa kekuatan perusahaan multinasional itu terlampau besar. (Lt)