B. Indonesia

Pertanyaan

Tulislah cerita teks tantangan tentang kepadatan penduduk di kota jakarta dan strukturnya

1 Jawaban

  • Kelas: IX
    Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia 
    Materi:
    Teks tantangan

    Kata Kunci: Teks tantangan

                                                        
    Pembahasan:

                      

    Teks tantangan merupakan teks yang mengandung informasi bantahan terhadap hal yang sedang kontroversial atau menjadi perdebatan.

     

    Terdapat tiga struktur yang membangun teks tantangan sehingga menjadi utuh, inilah tiga yang menyusun teks ini.

    1. Pengantar (Isu), bagian yang mengandung topik yang akan dibantah.

    2. Argumen, bagian yang mengandung rangkian alasan atau bukti dengan tujuan mendukung bantahan.

    3. Simpulan, mengandung pernyataan yang menegaskan bantahan.

     

    Cerita teks tantangan tentang kepadatan penduduk di kota Jakarta dan strukturnya adalah sebagai berikut:

     

    Pengantar: Jakarta adalah ibukota sekaligus kota terbesar dan terpadat di Indonesia. Kepadatan dan jumlah penduduk yang tinggi di ibukota inimenimbulkan berbagai masalah baik dari sisi kependudukan, ekonomi hingga lingkungan hidup.

     

    Argumen: Jakarta memiliki populasi lebih dari 10 juta orang pada tahun 2016, naik dari 9.607.787 yang tercatat dalam Sensus 2010. Wilayah metropolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi) memiliki populasi yang melebihi 30 juta dengan luas 4.384 kilometer persegi.

     

    Kota ini memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi yaitu 14.464 orang per kilometer persegi, sedangkan wilayah metro memiliki kepadatan 4.383 orang per kilometer persegi.

     

    Permasalahan yang dihadapi dengan jumlah penduduk besar ini antaranya adalah kemacetan di jalan-jalan ibukota, sambah yang menggunung, daya tampung saluran air yang tidak mencukupi hingga banyaknya pengangguran di kota ini.

               

    Simpulan:Dengan segala permasalahan ini, anggapan bahwa kota Jakarta adalah kota harapan yang menarik bagi para migran pencari kerja nampaknya harus segera diubah. Banyak pekerja yang datang ke Jakarta menemukan situasi yang jenuh, membuat capek dan tidak nyaman, jauh dari harapan sebelumnya.

     

     

Pertanyaan Lainnya