Sejarah

Pertanyaan

mengapa pemilu 1955dianggap pemilu demokratis

1 Jawaban

  • Mata pelajaran: IPS Sejarah

    Kelas: XII SMA program IPS

    Kategori: Perkembangan Politik dan Ekonomi Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan

    Kata kunci: pemilu 1955 dianggap pemilu demokratis

    Pembahasan:

    Secara umum, karakteristik dari Negara yagn menganut demokrasi yakni adanya:

    a)   Kebebasan Individu.

    b)   Jaminan Terhadap Hak Asasi Manusia (HAM)

    c)    Kebebasan Pers.

    d)    Kebebasan Mengenyam Pendidikan.

    e)    Berkonsep Hukum Secara Nyata.

    f)     Pemerintahan Secara Nyata Berada di Tangan Rakyat.

    g)    Berlakukan Pemilihan Umum.

    Pemilu/Pemilihan Umum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari negara demokrasi.  Setiap negara yang termasuk dari negara demokrasi akan melakukan pemilihan umum dalam rangka menyuarakan hati rakyat kepada pemerintah melalui para wakilnya yang duduk di parlemen.

    Asas yang digunakan dalam pemilihan umum antara lain:

    a)  Langsung

    b)  Umum

    c)   Rahasia

    d) Bebas

    e)  Jujur

    f)   Adil

    Pemilihan umum tercantum sebagai salah satu program dari kabinet parlementer RI pada waktu itu. Persiapan mendasar pemilu dapat diselesaikan di masa pemerintahan Kabinet Ali-Wongso. Kabinet itu diresmikan pada tanggal 31 Juli 1953. Salah satu persoalan di dalam negeri yang harus diselesaikan adalah persiapan pemilihan umum yang rencananya akan diadakan pada pertengahan tahun 1955.

    Pada tanggal 31 Juli 1954, Panitia Pemilihan Umum Pusat dibentuk. Panitia ini diketuai oleh Hadikusumo dari PNI. Pada tanggal 16 April 1955, Hadikusumo mengumumkan bahwa pemilihan umum untuk parlemen akan diadakan pada tanggal 29 September 1955. Pengumuman dari Hadikusumo sebagai ketua panitia pemilihan umum pusat mendorong partai untuk meningkatkan kampanyenya. Mereka berkampanye sampai pelosok desa. Setiap desa dan kota dipenuhi oleh tanda gambar peserta pemilu yang bersaing. Setiap partai ingin mendapatkan suara yang terbanyak. Pada tanggal 29 Juli 1955, Mohammad Hatta mengumumkan 3 orang formatur untuk membentuk kabinet baru. Ketiga formatur itu terdiri atas Sukiman (Masyumi), Wilopo (PNI), dan Asaat (nonpartai). Pada waktu itu Presiden Soekarno sedang pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Kabinet baru itu bertugas melaksanakan hal-hal berikut ini :

    -          Mengembalikan kewibawaan pemerintah, yaitu mengembalikan kepercayaan Angkatan Darat dan masyarakat kepada pemerintah.

    -          Melaksanakan pemilihan umum menurut rencana yang sudah di tetapkan dan mempercepat terbentuknya parlemen baru.

    Pemilu tahun 1955 berlangsung dalam dua tahap yakni: Pemilu tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR.Pemilu tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante (dewan pembuat UUD).

    Walaupun merupakan pemilu yang pertama kali diselenggarakan oleh bangsa Indonesia tetapi menemui keberhasilan antara lain :

    a.  Tingkat partisipasi rakyat sangat besar ( + 90 % dari semua warga punya hak pilih)

    b.  Prosentase suara yang sah cukup signifikan ( + 80 % dari suara yang masuk) padahal + 70 % penduduk Indonesia masih buta huruf

    c.    Pelaksanaannya berjalan secara aman, tertib dan disiplin serta jauh dari unsur kecurangan dan kekerasan.

    Dengan demikian pemilu tahun 1955 dianggap sebagai pemilu yang paling demokratis 

    Gambar lampiran jawaban claramatika

Pertanyaan Lainnya