Jelaskan perkembangan sistem periodik unsur.
Kimia
coy38
Pertanyaan
Jelaskan perkembangan sistem periodik unsur.
1 Jawaban
-
1. Jawaban inekerahim
1. Triade Dobereiner
Seiring perkembangan ilmu kimia, usaha pengelompokan unsur-unsur yang semakin banyak tersebut dilakukan oleh para ahli dengan berbagai dasar pengelompokan yang berbeda-beda, tetapi tujuan akhirnya sama, yaitu mempermudah dalam mempelajari sifat-sifat unsur. Dimulai pada tahun 1829, Johan Wolfgang Dobereiner mengelompokkan unsur-unsur yang sangat mirip sifatnya. Ternyata tiap kelompok terdiri dari tiga unsur, sehingga kelompok itu disebut triad. Apabila unsur-unsur dalam satu triad disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, ternyata massa atom maupun sifat-sifat unsur yang kedua merupakan rata-rata dari massa atom relatif maupun sifat-sifat unsur pertama dan ketiga.
2. Teori Oktaf Newland
John Alexander, pada tahun 1864 menyusun ulang daftar unsur yang berjumlah lebih banyak. Susunan Newland menunjukkan bahwa jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya, maka unsur pertama punya kemiripan sifat dengan unsur kedelapan, unsur kedua dengan unsur kesembilan, dan seterusnya. Penemuan Newland ini dinyatakan sebagaiHukum Oktaf Newland.
3. Sistem Periodik Mendeleev
Dmitri Ivanovich Mendeleev pada tahun 1869, membuat kesimpulan dari unsur kimia yang sudah ditemukan pada saat itu bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya dan persamaan sifat. Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik. Mendeleev menempatkan unsur-unsur yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu lajur vertikal, yang disebut golongan. Lajur-lajur horizontal, yaitu lajur unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya, disebut periode.
4. Sistem Periodik Modern
Kurang lebih 45 tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1914, Henry G. Moseley (1887 – 1915) menemukan bahwa urutan unsur dalam sistem periodik sesuai dengan kenaikan nomor atom unsur. Penempatan telurium (Ar = 128) dan iodin (Ar = 127) yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatif, ternyata sesuai dengan kenaikan nomor atomnya (nomor atom Te = 52; I = 53). Jadi, sifat periodik lebih tepat dikatakan sebagai fungsi nomor atom. Sistem periodik unsur modern disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Sistem periodik unsur modern merupakan penyempurnaan dari sistem periodik Mendeleev.