bagaimana peran kaum intelektual muda dalam proses revolusi rusia?
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban diahviolin
Kelas: XII
Mata pelajaran: Sejarah
Materi: Perang Dunia I
Kata Kunci: Revolusi Rusia
Jawaban pendek:Peran kaum intelektual muda dalam proses Revolusi Rusia sangat besar, dengan membentuk kelompok-kelompok revolusioner, baik yang berupa soviet (perkumpulan buruh dan petani), partai Sosial Revolusioner dan mengorganisasi pemberontakan prajurit kekaisaran Russia.
Jawaban panjang:
Revolusi Russia adalah dua revolusi yang terjadi pada tahun 1917 di Russia, di tengah berkecamuknya Perang Dunia I. Kedua Revolusi ini adalah Revolusi Februari dan Revolusi Oktober, yang berakibat tumbangnya Kekaisaran Russia dan berdirinya Uni Sovyet.
Revolusi Russia terjadi akibar kirisi politik, ekonomi dan militer di Russia, yang mengalami kekalahan beruntun dari Jerman di Perang Dunia I, sejak Russia ikut perang pada tahun 1914.
Russia sudah mengalami keadaan yang buruk sebelum perang, dengan kekalahan dari Jepang tahun 1905 masih terasa, ketimpangan kondisi ekonomi kaum bangsawan dan kaum rakyat bawah, serta kondisi hidup yang berat bagi petani dan penduduk kota. Kondisi ini diperparah oleh blokade dan kekalahan dari Jerman di Perang Dunia II, yang mengakibatkan kelaparan dan hancurnya moral tentara Russia. Kekalahan Russia juga menyebabkan rakyat menganggap kaisar Nicholas II sebagai pemimpin yang tidak kompeten.
Di tengah kondisi ini kaum intelektual muda membentuk kelompok-kelompok revolusioner, baik yang berupa soviet (perkumpulan buruh dan petani), partai Sosial Revolusioner dan mengorganisasi pemberontakan prajurit kekaisaran Russia. Rangkaian peristiwa ini menghasilkan Revolusi Februari pada tahun 1917.
Melihat kondisi ini, Kaisar Nicholas II mengundurkan diri. Russia pun menjadi Republik dibawah Pemerintahan Sementara, namun dengan kekuasaan yang diperebutkan oleh kelompok Soviet di Petrograd (Ibukota Russia saat itu).
Pemerintahan Sementara Russia ini dipimpin oleh Alexander Kerensky, yang saat itu masih sangat muda, berusia 36 tahun. Namun pemerintahan kerensky ini goyah akibat terus berlanjutnya kondisi krisis di Russia.
Akhirnya terjadi Revolusi kedua, yang dilakukan oleh kaum Komunis (disebut dengan Kelompok Bolshevik) yang dipimpin oleh Vladimir Lenin dan Leon Tronsky. Kaum komunis ini juga banyak didukung oleh kaum muda yang berhaluan kiri. Revolusi ini menggulingkan Pemerintahan Sementara Russia dan menggantikannya dengan Uni Sovyet. Revolusi ini disebut dengan Revolusi Oktober.