bagaimana sistem rumah tangga daerah otonom
SBMPTN
Atte1976
Pertanyaan
bagaimana sistem rumah tangga daerah otonom
1 Jawaban
-
1. Jawaban Huljannah
Sistem rumah tangga daerah adalah tatanan yang bersangkutan dengan cara-cara membagi wewenang, tugas, dan tanggung jawab mengatur dan mengurus urusan pemerintahan antara pusat dan daerah.Salah satu penjelmaan pembagian tersebut, yaitu daerah-daerah akan memiliki sejumlah urusan pemerintahan, baik atas dasar penyerahan atau pengakuan ataupun yang dibiarkan sebagai urusan rumah tangga daerah.
Berdasarkan pengertian diatas, maka didapatkan beberapa sistem rumah tangga daerah, yaitu sistem rumah tangga formal, sistem rumah tangga material, dan sistem rumah tangga nyata atau riil.
••• Sistem rumah tangga formal
Ada beberapa kesulitan dalam mempertinggi hasil guna sistem rumah tangga formal:
a) Tingkat hasil guna dan daya guna sistem rumah tangga formal sangat bergantung pada kreatifitasdan aktivitas Daerah.
b) Hambatan lain adalah aspek keuangan daerah.
c) Tidak pula kalah pentingnya masalah teknis.
Dari kajian diatas, ada beberapa pertimbangan untuk mempergunakan sistem rumah tangga formal :
a) Adanya anggapan bahwa tidak ada perbedaan sifat urursan pemerintahan.
b) Sistem rumah tangga formal merupakan sarana yang memberikan peluang lebih luas kepada daerah untuk memperluas wewenang, tugas, dan tanggung jawab dalam urursan pemerintahan.
c) Sistem rumah tangga formal merupakan salah satu cara untuk memelihara warisan histories dan kebudayaan ketatanegaraan dan pemerintahan asli dengan cara tetap membiarakan daerah mengatur dan mengurus urusan pemerintahan yang secara tradisional termasuk urursan rumah tangganya.
•••Sistem rumah tangga material sebenarnya berpangkal tolak pada dasar pemikiran yang keliru yaitu anggapan bahwa urusan pemerintahan itu mungkin rinci dan dipilah-pilah.
•••sistem rumah tangga nyata (riil)
Sistem rumah tangga ini lazim pula disebut (sistem) otonomi nyata atau otonomi riil. Disebut “nyata”, karena isi rumah tangga daerah didasarkan kepada keadaan dan faktor-faktor yang nyata.