B. Indonesia

Pertanyaan

ubahlah anekdot Nasrudin memanah menjadi sebuah dialog

Sesekali, Timur Lenk ingin juga mempermalukan Nasrudin. Karena Nasrudin cerdas dan cerdik, ia tidak mau mengambil resiko beradu pikiran. Maka diundangnya Nasrudin ke tengah-tengah prajuritnya. Dunia prajurit, dunia otot dan ketangkasan.

“Ayo Nasrudin,” kata Timur Lenk, “Di hadapan para prajuritku, tunjukkanlah kemampuanmu memanah. Panahlah sekali saja. Kalau panahmu dapat mengenai sasaran, hadiah besar menantimu. Tapi kalau gagal, engkau harus merangkak jalan pulang ke rumahmu.”

Nasrudin terpaksa mengambil busur dan tempat anak panah. Dengan memantapkan hati, ia membidik sasaran, dan mulai memanah. Panah melesat jauh dari sasaran. Segera setelah itu, Nasrudin berteriak, “Demikianlah gaya tuan wazir memanah.”

Segera dicabutnya sebuah anak panah lagi. Ia membidik dan memanah lagi. Masih juga panah meleset dari sasaran. Nasrudin berteriak lagi, “Demikianlah gaya tuan walikota memanah.”

Nasrudin segera mencabut sebuah anak panah lagi. Ia membidik dan memanah lagi. Kebetulan kali ini panahnya menyentuh sasaran. Nasrudin pun berteriak lagi, “Dan yang ini adalah gaya Nasrudin memanah.

Untuk itu kita tunggu hadiah dari Paduka Raja.” Sambil menahan tawa, Timur Lenk menyerahkan hadiah Nasrudin.

1 Jawaban

  • Timur lenk : " Ayo nasrudin,Di hadapan para prajuritku, tunjukkanlah kemampuanmu memanah. Panahlah sekali saja. Kalau panahmu dapat mengenai sasaran, hadiah besar menantimu. Tapi kalau gagal, engkau harus merangkak jalan pulang ke rumahmu.”

    Nasrudin terpaksa mengambil busur dan tempat anak panah.dan mulai memanah. Panah melesat jauh dari sasaran. Segera setelah itu, Nasrudin berteriak

    Nasrudin : “Demikianlah gaya tuan wazir memanah.” teriak nasrudin

    Nasrudin segera mencabut sebuah anak panah lagi. Ia membidik dan memanah lagi. Kebetulan kali ini panahnya menyentuh sasaran

    Nasrudin :“Demikianlah gaya tuan walikota memanah.”
    Teriak nasrudin lagi

    Nasrudin segera mencabut sebuah anak panah lagi. Ia membidik dan memanah lagi. Kebetulan kali ini panahnya menyentuh sasaran

    Nasrudin :“Dan yang ini adalah gaya Nasrudin memanah.

    Timur lenk : "Untuk itu kita tunggu hadiah dari Paduka Raja.” Timur lenk menahan tawa sambil memberi hadiah pada nasrudin

Pertanyaan Lainnya