contoh cerpen yang tokohnya keyra
B. Indonesia
nadiasalsabilla29
Pertanyaan
contoh cerpen yang tokohnya keyra
1 Jawaban
-
1. Jawaban 085710259787sp
*mungkin maksudnya KERA...
Di tepi hutan hiduplah seekor KERA dan seekor kura-kura. Pada suatu hari, KERA mengajak kura-kura menanam pohon pisang.
“Kura-kura, mari kita menanam pohon pisang,” ajak KERA.
“Ayo, kau di sebelah kanan aku di sebelah kiri,” jawab kura-kura.
Hari berganti hari. Setiap hari kura-kura merawat pohon pisangnya.
“Tumbuh, tumbuhlah pohon pisangku,” kura-kura bernyanyi riang.
KERA hanya melihat tingkah kura-kura sambil tiduran di rerumputan.
“Apa kabar KERA? Bagaimana pohon pisangmu?” sapa kura-kura kepada KERA.
“Biarkan saja, besok-besok juga berbuah,” jawab KERA sombong.
Bulan berganti bulan, pohon pisang kura-kura berbuah. Buahnya besar-besar. Ia akan mengundang kawan-kawannya untuk diajak berpesta pisang. Sebaliknya, pohon pisang KERA mati karena tidak dirawat.
Pisang tanaman kura-kura pun siap dipanen.
kura-kura_Kera2
“Bagaimana cara memetik buah pisang ini?” pikir kura-kura. “Mungkin kera mau membantuku.”
Kura-kura lalu meminta bantuan kepada kera.
“Maukah kau membantuku memetik buah pisang ini?” tanya kura-kura.
“Aku bersedia, tetapi buah pisang itu nanti dibagi dua.” jawab kera.
“Baik! ” jawab kura-kura.
Kera lalu memanjat pohon pisang kura-kura. Bau harum buah pisang menggoda selera kera. Ia lupa akan janjinya.
Kura-kura menunggu di bawah pohon pisang.
kura-kura_kera3
“kera, mana pisang bagianku?” teriak kura-kura.
“Sebiji pun tidak ada,” jawab kera rakus.
“kera, ini pohon pisangku!” rengek kura-kura hampir menangis.
“Salah sendiri mengapa tidak bisa memanjat pohon?” ejek kera.
Kura-kura mulai menangis. Hatinya sedih bercampur marah. Ia lalu menggoyang-goyang pohon pisang itu.
Tiba-tiba…. bruk! Pohon pisang itu tumbang. Kera itu jatuh. Dia mengerang kesakitan. Tubuhnya tertimpa batang pohon pisang.
“Ampun kura-kura, tolong aku! Aku menyesal…” kata kera.
Tetapi, kura-kura hanya berlalu begitu saja menghiraukan teriakan kera. Sang kera pun merengek kesakitan sekaligus menyesal telah kehilangan sahabat baiknya.